Malam ini, di bawah pesta kembang api, kau seacuh lalu-lalang manusia itu, kekasihku.
Semoga esok ramahmu menyambut, seiring pesta kembang api yang telah usai, dan tahun yang telah berganti.
Seperti cinta yang membuatmu tersenyum atau menangis, hujan juga mempunyai ironi.
Di saat ia jatuh ke bumi, sepasang kekasih mungkin gelisah tak dapat bertemu atau harus membatalkan janji kencan karenanya.
Tetapi di saat yang sama, sepasang kekasih berjalan bergandengan berbagi payung di bawah derasnya menyusuri setiap sisi kota dengan ceria.
Hujan menawarkan romantisme dan gelisah pada saat yang sama.