Keseharian

Hey, aku baik-baik saja di sini. Sudah 5 bulan sejak perpisahan kita. Aku ingin bercerita kepadamu bahwa tanpa kamu, tiap hari berhasil aku lalui. Meski dengan tertatih.

Aku mencoba untuk kuat dan membiasakan diri tanpamu. Mencoba tak mengeluh lagi karena aku memang tak punya tempat untuk berkeluh-kesah sejak aku memutuskan bahwa kamu bukanlah pendampingku. Paling-paling aku hanya berkeluh-kesah di sini.

Kini aku sudah terbiasa tanpa kamu. Setidaknya, sudah tak ada dua ritual yang selama 2 tahun 10 bulan biasa aku lakukan di malam hari: menelpon atau menunggu telepon dari kamu. Lagi pula aku sudah terlanjur menghapus namamu dari phonebook telepon genggamku.

Kini, saat malam tiba, biasanya aku akan mencabut sim card telepon genggamku. Kemudian aku akan memindahkannya ke modem untuk aku gunakan menyusuri dunia maya. Dan ini membuatku terbiasa untuk tidak menerima atau menelpon seseorang pada malam hari. Menghabiskan malam sendirian sampai kantuk mulai menyerang.

Aku sudah bisa menahan rasa rinduku kepadamu. Dan ini akan membuatku semakin terbiasa tanpa kamu. Perlahan-lahan aku akan meletakkan kenangan-kenangan yang pernah aku lalui dengan dirimu di kotak laci paling dalam dan menguncinya rapat-rapat.

Tapi sementara ini, kenangan-kenangan tentang kita masih bisa aku jadikan sumber inspirasiku untuk menulis di sini. Berkeluh kesah di sini. Dan tentunya, aku berharap sesekali kamu masih mengintipku. Walau kamu hanya menjadi silent reader di sini.

Comments (View)

posted : Friday, August 12th, 2011

blog comments powered by Disqus