Kalau “hanya” ada 100 orang di dunia ini yang ingin melihatmu, maka salah satunya adalah aku. Tapi aku beda. Aku nggak ingin melihatmu dari dekat seperti mereka.
Aku hanya ingin melihatmu dari kejauhan. Melihat gerak-gerikmu secara utuh dalam jarak pandang yang bagus untuk mengamati. Dari kejauhan itu, aku bisa melihatmu tanpa menyapamu. Dan mungkin kamu malah tak perlu tahu keberadaanku.
Aku bisa menatap gerak-gerik spontanmu dari jauh. Kamu bisa bergerak tanpa merasa diawasi oleh seseorang sepertiku. Memandangimu secara diam-diam sampai akhirnya pandanganku terhalang oleh sesuatu yang membuatku kehilangan kamu…sekali lagi.